Tampilkan postingan dengan label dokter kelamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dokter kelamin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Desember 2024

Stop Menahan Kencing! Ini Bahayanya untuk Tubuh Anda

akibat sering menahan kenicing

Kebiasaan menahan kencing bukan hanya tidak nyaman, tapi juga bisa berdampak buruk pada kesehatan kita. Menahan kencing terlalu sering atau terlalu lama dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang serius.

Dalam artikel ini, kita akan membahas akibat dari terlalu sering menahan kencing dan apa yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya.

Infeksi Saluran Kemih

Menahan kencing terlalu sering atau terlalu lama dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita dan pria. Saat Anda menahan kencing, bakteri yang ada di dalam kandung kemih dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Gejala ISK meliputi rasa sakit atau nyeri saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil yang meningkat, dan rasa tidak nyaman di panggul atau perut bagian bawah.

Untuk mencegah infeksi saluran kemih, Anda harus selalu buang air kecil secara teratur dan hindari menahan kencing terlalu lama.

Inkontinensia Urin

Menahan kencing terlalu sering juga dapat menyebabkan inkontinensia urin. Inkotinensia urin adalah kondisi ketika seseorang tidak dapat mengendalikan buang air kecil dengan baik.

Hal ini dapat terjadi karena menahan kencing terlalu sering atau terlalu lama dapat melemahkan otot panggul dan mengganggu fungsi kandung kemih.

Ini dapat menyebabkan kebocoran urin saat tertawa, bersin, atau batuk. Untuk mencegah inkontinensia urin, Anda harus buang air kecil secara teratur dan tidak menahannya terlalu lama.

Batu Ginjal

Menahan kencing terlalu sering juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Saat Anda menahan kencing, kandung kemih dapat menjadi terlalu penuh dan menyebabkan tekanan pada ginjal.

Tekanan ini dapat memicu pembentukan batu ginjal, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan masalah kesehatan yang serius.

Untuk mencegah batu ginjal, Anda harus buang air kecil secara teratur dan hindari menahan kencing terlalu lama.

Kanker Kandung Kemih

Menahan kencing terlalu sering juga dapat meningkatkan risiko kanker kandung kemih. Saat kandung kemih terlalu penuh, tekanan yang dihasilkan dapat memicu peradangan dan iritasi yang berkontribusi pada perkembangan kanker kandung kemih.

Konsultasi Masalah Penyakit Kelamin dengan Klinik Raphael

Klinik Raphael adalah pilihan terbaik untuk Anda yang mencari klinik dokter kelamin terdekat dengan pelayanan profesional dan terpercaya.

Kami menyediakan berbagai layanan kesehatan untuk mengatasi masalah penyakit menular seksual (PMS), infeksi kulit kelamin, hingga keluhan seperti keputihan tidak normal.

    Chat WhatsappTelepon SelulerForm Reservasi Online
    ciri ciri bakteri neisseria gonorrhoeae
    ciri ciri bakteri neisseria gonorrhoeae
    ciri ciri bakteri neisseria gonorrhoeae

    Rabu, 04 September 2024

    Dampak IMS Bagi Kesehatan Reproduksi

    bahyaa penyakit menular seksual

    Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah infeksi yang bisa ditularkan melalui kontak seksual baik itu melalui oral, anal maupun vagina dari orang yang sudah terinfeksi. Penyebabnya berbagai jenis infeksi seperti bakteri, virus, atau parasit.

    Tidak sedikit pasien yang kurang memahami cara penularan PMS sehingga tanpa disadari terinfeksi penyakit menular seksual dari pasangan mereka.

    Perlu dipahami bahwa penyakit ini tidak hanya berpengaruh pada kesehatan umum, tetapi juga bisa mempengaruhi kesehatan reproduksi orang yang terinfeksi.

    Kesehatan reproduksi adalah hal yang harus diperhatikan baik bagi pria maupun wanita. Menjaga kesehatan reproduksi tidak hanya melibatkan aspek fisik, tetapi juga emosional dan sosial.

    Pada kesemparan kali ini Klinik Raphael akan membahas tentang dampak atau pengaruh penyakit menular seksual pada kesehatan reproduksi. Pembahasan dalam artikel ini termasuk pentingnya kesehatan reproduksi, jenis dan pencegahan PMS.

    Macam Penyakit Menular Seksual

    Di bawah ini beberapa jenis penyakit yang bisa dikategorikan sebagai penyakit menular seksual (PMS), diantaranya:

    1. Klamidia
    2. Herpes genital
    3. Sifilis atau raja singa
    4. Gonore atau kencing nanah
    5. Human papilloma virus (HPV)
    6. Human immunodeficiency virus (HIV)

    Gejala Umum IMS

    Tiap jenis penyakit mempunyai gejalanya masing-masing tergantung dari bakteri atau virus yang menginfeksinya. Namun gejala PMS yang sering muncul pada orang yang terinfeksi umumnya, seperti:

    1. Keputihan tidak normal
    2. Keluar cairan dari kelamin
    3. Sakit saat buang air kecil
    4. Sakit saat hubungan intim
    5. Luka pada alat kelamin

    Pengaruh IMS pada Kesehatan Reproduksi

    Infeksi menular seksual jika tidak segera ditangani dengan tepat maka akan meningkatkan terjadinya komplikasi yang serius. Sehingga berdampak pada kesehatan reproduksi pria maupun wnaita.

    Jika merasa muncul gejala-gejala seperti yang telah disebutkan atau gejala lain yang mengganggu, segera hubungi klinik kelamin terdekat.

    Dampak PMS pada kesehatan reproduksi pria

    1. Kanker penis dan testis yang diakibatkan oleh iinfeksi HPV.
    2. Epididimitis atau peradangan pada epididymis sehingga terjadinya pembengkakan di testis.
    3. Kemandulan atau infertilitas akibat dari infeksi gonore dan klamidia, karena bisa merusak saluran sperma.
    4. Prostatitis atau infeksi yang menyebabkan peradangan pada prostat dan dapat mengakibatkan nyeri juga masalah buang air kecil.

    Dampak PMS pada kesehatan reproduksi wanita

    1. Infeksi akibat virus HPV dapat menyebabkan kanker serviks.
    2. Resiko lebih tinggi mengalami keguguran, kelahiran prematur, dan infeksi pada bayi yang baru lahir.
    3. Radang Panggul (PID) yang menyebabkan kerusakan permanen akibat infekti telah menyebar ke bagian atas organ reproduksi.
    4. Infertilitas akibat infeksi klamidia dan gonore dapat merusak tuba falopi, sehingga menghalangi pertemuan sperma dan sel telur.
    Klinik Raphael Cikarang menyediakan layanan kesehatan khusus untuk menangani berbagai masalah Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti gonore, kutil kelamin, sifilis, dan lainnya.

    Dengan tim medis berpengalaman dan peralatan modern, kami berkomitmen untuk memberikan perawatan yang aman, efektif, dan penuh privasi demi kesehatan Anda.

    Hubungi dokter kami melalui konsultasi online gratis di nomor wa 081396254650.



    Senin, 12 Februari 2024

    Pentingnya Menjaga Keseimbangan pH pada Vagina

                  menjaga ph vagina

    Kadar keasaman atau pH pada vagina cukup memengaruhi terbentuknya ekosistem vagina yang sehat. Mempertahankan pH vagina sesuai dengan yang seharusnya sangatlah penting guna menjaga kesehatan organ kewanitaan.

    Adanya perubahan pH vagina tentunya dapat merusak keseimbangan antara bakteri baik dan juga bakteri jahat. jika bakteri baik berkurang tentu saja bakteri jahat akan terus berkembang. Begitupun sebaliknya. kondisi ini dapat memicu keputihan yang tidak normal.

    Keseimbangan bakteri yang terganggu dan pH vagina yang berubah paling sering akan menimbulkan keluhan seperti keputihan yang tidak seperti normal.

    Hal yang Memengaruhi pH Vagina

    menjaga ph vagina


    Berikut ini  adalah hal-hal yang dapat menyebabkan pH pada vahina menjadi terganggu:

    Haid atau Menstruasi

    Ketika wanita sedang haid, maka pH vaina dapat meningkat. kondisi ini dikarenakan darah yang keluar akan tertamoung selama beberapa saat di pembalut ataupun tampon yang digunakan.

    Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk sering mengganyi pembalut atau tampon, terutama jika volume darah haid sedang banyak.

    Pembersih Kewanitaan

    Mencuci vagina menggunakan sabun ataupun antiseptik lainnya yang berbahan kimia yang tidak sesuai dengan pH vagina tentunya akan merusak kesehatan area vagina. Selain itu juga, terlalu sering melakukan douching (menyemprotkan cairan pembersih kedalam vagina) juga tidak dianjurkan.

    Melakukan douching dengan menggunakan cairan yang terdiri dari campuran berbagai bahan kimia seperti air, pewangi dan juga cairan antiseptik dapat merusak pH.

    Selain dari membunuh bakteri jahat tapi juga membunuh bakteri baik yang menjaga organ kewanitaan.

    Baca juga: Cara Ampuh Mengobati Kutil di Kelamin

    Vaginosis Bakterialis

    Adanya vaginosis bakterialis disebabkan oleh pertumbuhan bakteri anaerob pada vagina. Ciri-ciri dari kondisi ini ialah keputihan yang berwarna kekuningan hingga kehijauan, yang juga disertai dengan gatal dan juga berbau amis.

    Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita yang aktif berhubungan seksual.

    Usia

    Wanita yang menjelang masa menopause akan mengalami peningkatan pH vagina. Penurunan estrogen semasa menopause dapat menyebabkan pH pada vagina akan meningkat. 

    Selain dari itu, remaja yang baru saja mulai haid lebih cenderung memilki siklus haid yang tidak normal akibat adanya adaptasi hormon reproduksi. hal ini tentunya dapat meningkatkan risiko naiknya pH vagina.

    Penggunaan Antibiotik

    Antibiotik yang diresepkan oleh dokter untuk mengatasi suatu penyakit, tidak hanya membunuh bakteri jahat didalam tubuh, tetapi juga dengan bakteri baiknya. Kondisi ini termasuk juga bakteri baik didalam vagina yang membantu pengaturan keseimbangan pH vagina normal.

    Infeksi Parasit

    Trikomoniasis merupakan infeksi parasit pada vagina. kondisi ini ditandai dengan adanya keputihan yang berwarna hijau, dapat berbuoh, berbau tidak sedap dan juga dapat disertai rasa gatal. Infeksi trikomoniasis ini termasuk ke dalam penyakit menular seksual.

    Cara Menjaga Kesimbangan pH Vagina

    Agar pH vagina tetap seimbang, ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

    • Hindari melakukan douching
    • Membersihkan area kewanitaan dengan benar
    • Sering mengganti pembalut atau tampon saat haid
    • Gunakan pengaman (kondom) saat berhubungan seksual
    • Menggunakan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat dan juga menyerap keringat
    Apabila mengalami gejala dari keputihan yang tidak normal, seperti tekstur yang berbeda, berbau, dan juga warna yang tidak seperti biasanya. Maka segeralah memeriksakan diri dengan klinik kelamin terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


    Chat WhatsappTelepon SelulerForm Reservasi Online
    jual obat gonore di bekasi kota
    jual obat gonore di bekasi kota
    jual obat gonore di bekasi kota

    Senin, 20 Maret 2023

    Faktor Resiko Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang Jarang Diketahui

    infeksi saluran kemih

    Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi kesehatan yang umum terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. ISK terjadi ketika bakteri atau mikroorganisme lainnya memasuki saluran kemih dan berkembang biak di dalamnya. Kondisi ini dapat mempengaruhi bagian apapun dari saluran kemih seperti kandung kemih, uretra atau ginjal.

    Penyebab seseorang mengalami ISK

    Infeksi saluran kemih disebabkan oleh masuknya bakteri atau mikroorganisme lainnya ke dalam saluran kemih. Bakteri Escherichia coli (E. coli) yang biasanya hidup di usus besar menjadi bakteri yang paling umum menyebabkan ISK pada seseroang.

    Bakteri ini dapat masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra, yang merupakan saluran yang menghubungkan kandung kemih dengan luar tubuh. Infeksi ini juga dapat disebabkan oleh bakteri lain, seperti Staphylococcus saprophyticus atau Klebsiella pneumoniae.

    Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena ISK termasuk:

    Jenis kelamin: Wanita lebih cenderung terkena ISK karena uretra mereka lebih pendek dan lebih dekat dengan anus, yang dapat memudahkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran kemih.

    1. Aktivitas seksual: Aktivitas seksual dapat memperkenalkan bakteri ke dalam saluran kemih.
    2. Perubahan hormonal: Perubahan hormonal selama kehamilan, menopause, atau penggunaan pil KB dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri di saluran kemih dan meningkatkan risiko terkena ISK.
    3. Kelainan saluran kemih: Kelainan seperti uretra bengkok, batu ginjal, atau kandung kemih yang tidak sepenuhnya kosong setelah buang air kecil dapat meningkatkan risiko ISK.

    Gejala Infeksi Saluran Kemih

    Gejala Infeksi Saluran Kemih dapat bervariasi tergantung pada bagian saluran kemih yang terinfeksi. Gejala yang paling umum termasuk:

    1. Sering buang air kecil dan rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.
    2. Perasaan ingin buang air kecil yang terus-menerus, meskipun hanya sedikit urine yang keluar.
    3. Urine yang berwarna keruh atau berbau tidak sedap.
    4. Rasa sakit dibagian perut bagian bawah atau panggul.
    5. Demam atau menggigil (jika infeksi telah menyebar ke ginjal).
    6. Mual atau muntah (jika infeksi telah menyebar ke ginjal).


    Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

    Pengobatan Infeksi Saluran Kemih biasanya melibatkan pemberian antibiotik untuk membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Dokter juga dapat meresepkan obat pereda nyeri untuk membantu mengurangi gejala seperti rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.

    Infeksi saluran kemih atau ISK merupakan infeksi yang umum terjadi pada sistem kemih manusia. ISK dapat terjadi pada sistem kemih bagian atas atau bawah. Jika infeksi saluran kemih dibiarkan terus berlanjut tanpa pengobatan yang tepat, maka bisa berkembang menjadi infeksi yang lebih serius dan berpotensi memicu komplikasi kesehatan.

    Halo sobar raphael jangan sampai infeksi ini menginfeksi Anda maka dari itu kenali gejala ISk yang sudah parah:

    Nyeri punggung dan sisi tubuh

    Jika infeksi saluran kemih sudah parah, maka bakteri yang menyebabkan infeksi bisa menyebar ke ginjal. Hal ini dapat menyebabkan nyeri pada punggung atau sisi tubuh bagian belakang. Nyeri ini dapat terasa parah dan intensitasnya meningkat seiring berjalannya waktu.

    Demam dan menggigil

    Infeksi saluran kemih yang sudah parah dapat menyebabkan demam dan menggigil. Ini menunjukkan bahwa infeksi telah menyebar ke sistem kemih bagian atas dan mengenai ginjal. Demam dapat berlangsung dalam waktu yang lama dan bisa meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi.

    Mual dan muntah

    Infeksi saluran kemih yang sudah parah dapat menyebabkan mual dan muntah. Ini bisa terjadi karena infeksi menyebabkan peradangan pada ginjal yang menghasilkan zat kimia tertentu yang merangsang mual dan muntah.

    Urin berbau busuk dan berwarna keruh

    Urin yang berbau busuk dan berwarna keruh juga dapat menunjukkan bahwa infeksi saluran kemih sudah parah. Ini menunjukkan bahwa bakteri telah menyebar ke ginjal dan menyebabkan peradangan pada organ tersebut. Urin yang keruh dan berbau busuk disebabkan oleh adanya bakteri dan sel darah yang masuk ke dalam urin.

    Kencing terasa sangat sakit

    Sensasi terbakar atau sakit saat buang air kecil adalah gejala umum dari infeksi saluran kemih. Namun, jika infeksi sudah parah, maka rasa sakit saat kencing bisa menjadi sangat parah. Sensasi ini bisa berlangsung dalam waktu yang lama dan terasa sangat menyakitkan.

    Infeksi saluran kemih yang parah memerlukan perawatan medis segera untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius. Jangan tunggu lama jika Anda merasa gejala-gejala seperti di atas, segera hubungi dokter kelamin terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    Pencegahan adalah langkah terbaik untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Pastikan Anda selalu menjaga kebersihan daerah kemaluan dan minum banyak air putih untuk membantu membersihkan sistem kemih Anda dari bakteri.

    Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah jenis infeksi yang terjadi pada sistem kemih. Infeksi ini dapat mempengaruhi semua orang, baik pria maupun wanita, meskipun lebih umum terjadi pada wanita. Penyebab utama ISK adalah bakteri, seperti E. coli, tetapi ada juga beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi risiko seseorang terkena infeksi saluran kemih.