Kamu
sering banget bolak-balik ke toilet buat buang air kecil? Nah, mungkin kamu
lagi ngalamin yang namanya poliuria. Poliuria adalah kondisi ketika kamu jadi
lebih sering buang air kecil dari biasanya, bahkan lebih dari 3 liter per hari.
Biasanya,
orang dewasa dalam sehari cuma buang air kecil sekitar 1-2 liter aja. Jika
berlebih maka bisa jadi itu poliuria.
Sering
buang air kecil ternyata juga bisa menyebabkan kehilangan banyak cairan dalam
tubuh.
Lalu,
masalah apa saja yang bisa terjadi akibat sering buang air kecil? Yuk kita
bahas!
Dampak Akibat Sering Buang Air Kecil
Perlu
kamu perhatikan bahwa jika poliuria tidak mendapatkan penangan, bisa
menyebabkan dampak. Apa saja dampaknya? Yuk lanjut membacanya!
Dehidrasi
Akan
banyak cairan dalam tubuh yang keluar akibat sering buang air kecil, apalagi
jika kamu tanpa minum air putih yang cukup. Jika itu terjadi terus menerus maka
akan kamu akan mengalami dehidrasi.
Kalau sampai kamu mengalami dehidrasi, maka akan muncul gejala:
- Merasa haus.
- Sakit kepala.
- Urine berwarna kuning pekat.
- Mulut, bibir dan kulit menjadi kering.
Jika
tidak segera kamu mengobatinya, dehidrasi dapat memicu berbagai masalah
kesehatan lainnya, seperti kelelahan, pusing, laju nafas yang semakin meningkat
hingga gangguan pada organ-organ vital.
Terganggunya Kualitas Tidur
Kamu
yang mengalami sering buang air kecil kualitas tidur malamnya akan terganggu.
Itu karena rasa ingin kencing seringkali tidak tertahan sehingga kamu harus
bolak-balik ke toilet.
Poliuria
bisa membuat kamu terbangun untuk kenicng lebih dari tiga kali saat malam hari
dan terjadi hamper tiap malam.
Lama-kelamaan terganggunya tidur bisa mengganggu keseharian kamu, seperti:
- Kurang motivasi.
- Susah berkonsentrasi.
- Suasana hati yang kurang baik.
- Cepat merasa lelah dan marah.
- Sering menguap dan ngantuk.
- Kurang produktif dalam pekerjaan.
Hipernatremia
Adalah
istilah medis yang mana kadar natrium (nutrisi penting yang dibutuhkan oleh
tubuh) sudah terlalu tinggi dalam darah. Kadar dalam darah tergantung pada
jumlah cairan dalam tubuh.
Natrium
sangat penting untuk menjalankan fungsi saraf dan otot. Bilamana hipernatremia
terjadi, maka akan menyebabkan otot-otot tubuh akan berkedutan atau kejang.
Saat
tubuh kehilangan banyak cairan atau terlalu banyak natrium akan terjadi yang
namanya hipernatremia.
Pada
kondisi normal hal tersebut bisa normal dengan tubuh mengirimkan sinyal ke
otak. Saat otak menerima sinyal dari tubuh maka akan memberitahu bahwa tubuh
sedang butuh lebih banyak air.
Nantinya
cairan tubuh akan membantu melarutkan natrium dan mengeluarkan melalui urine.
Cara Mencegah Dampak Sering Kencing
Walaupun sering kencing termasuk hal yang umum dan bukan masalah kesehatan yang berbahaya. Namun kamu harus tetap mencari cara untuk mengatasinya dan mencegah efek jangka panjang.
- Kurangi mengonsumsi garam.
- Penuhi kebutuhan air putih.
- Perhatikan obat yang diminum.
- Mulai rutin latihan senam kegel.
- Kurangi minum berkafein dan alkohol.
Sering
kencing hingga waktu yang cukup lama sebaiknya segera menghubungi dokter untuk
memeriksakan apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya. Jangan sampai masalah ini
kamu anggap hal yang biasa.
Karena
sering buang air kecil bisa berdampak dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
Jika Anda mengalami tanda atau gejala yang mengarah pada gangguan kesehatan organ intim, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan medis. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter di Klinik Raphael untuk mendapatkan informasi yang jelas, diagnosis akurat, serta perawatan yang tepat sesuai kondisi Anda.












